Kota Manusia

seni tradisi dihidupkan, baca buku digiatkan

Batik warisan budaya dunia, 3 bulan melukisnya. But, it’s worth.

with 2 comments

Motif batik Mega Mendung khas Cirebon. Seni batik Jawa Barat memunculkan industri kreatif dari wilayah pesisir seperti batik Cirebon, Indramayu, Garut dan Tasikmalaya. Batik kontemporer terbagi 2 : batik kontemporer Bandung dan batik Jabar meliputi ; kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Kuningan, Majalengka, Subang, Purwakarta dan Bekasi. Nah, mana favorit anda ? ( foto : herdyah )

Anda kenal batik ? Seni lukis di atas kain ( mori ) dengan malam ( lilin ) dan pewarna alami, menghasilkan corak motif indah  memukau. Bayangkan, 2-3 bulan untuk membuat satu helai kain batik. Anda punya waktu sebanyak itu untuk membuatnya sepotong baju untuk dikenakan ? Well, biarlah orang lain yang melakukan, anda  mendengarkan ceritanya saja ( dan mungkin membelinya dari para wanita sabar ini ).

Kisahnya dari Indonesia. Negeri kepulauan terbesar di dunia, di mana Bali adalah salah satu provinsinya. O, I see.

Dahulu, perempuan Jawa mencari nafkah dengan ketrampilan membatik. Setelah teknik batik cap ditemukan ( tahun 1920-an ), baru para lelaki ikut membatik. Terutama di daerah pesisir dengan corak mega yang bergaris maskulin. Cap dibuat di Bangil, obat batik luar negeri ( Jerman, Inggris ) dibawa pedagang China. Pengusaha batik membelinya di pasar Porong Sidoarjo. Kerajinan batik Indonesia sudah dikenal sejak kerajaan Majapahit, Solo, Yogyakarta dan masa penyebaran Islam. Pusat batik Jawa di daerah santri, sebagai penguat perjuangan ( tokoh ) pedagang muslim melawan perekonomian Belanda dan China.

Semula, kain batik dibuat dalam keraton untuk busana raja, keluarga dan para abdi dalemnya. Lambat laun, masyarakat di luar keraton ikut menjadi pengrajin batik, karena banyak pengikut raja yang tinggal di luar keraton, membatik di rumah masing-masing. Batik menjadi pakaian rakyat dan digemari semua kalangan.

Batik berasal dari kata “amba” ( Jawa = menulis ) dan “nitik”. Batik adalah teknik pembuatan corak dengan malam ( lilin ) yang tak tembus pewarna. Kain batik adalah kain yang bercorak hias ( dengan proses malam ) dengan canting atau cap ) sebagai media penggambarnya. Kain dari serat alami ( katun, sutra, wol  ).

Kain yang tidak menggunakan teknik perintang warna hanya bisa disebut kain bermotif batik. Bukan kain batik. Kain ini banyak dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak ( print ). Kita berharap, kain batik yang banyak digunakan orang sehingga lebih banyak warga, para pengrajin, wong cilik, yang terhidupi.

Kain batik untuk membatik ( mori ) ditenun sendiri ( tenunan gendong ). Pewarna alami untuk membatik dari pohon mengkudu, tinggi, soga dan nila. Bahan soda dari soda abu. Garam dari tanah lumpur. Kain putih impor baru dikenal ( didatangkan ) pada akhir abad 19.

Setelah interaksi dengan bangsa asing, corak dan warna batik menjadi beragam. Corak phoenix dan warna merah cerah terpengaruh budaya Tionghoa. Corak bunga tulip, kereta kuda, gedung dan warna biru, terpengaruh budaya Eropa. Batik tradisional tetap mempertahankan coraknya yang penuh perlambang. Batik paling tersohor di dunia adalah batik Indonesia ( Jawa ).

Karya batik ditemukan di Jawa, Malaysia, Thailand, Iran, India, Mesir, Jepang, Srilanka, China, Turki dan Afrika dengan kekhasan masing-masing. Beruntung, batik Indonesia sudah diakui UNESCO ( 2 Oktober 2009, di Abu Dhabi ) sebagai mahakarya warisan budaya dunia intagible ( tak benda ) dari Indonesia. Sah milik Indonesia.

Pengalaman manusia terkristal dalam kreativitas individual dan kolektif. Batik, seni tekstil tradisi. Ekspresi masyarakat pendukungnya. Kekayaan budaya Solo, Yogyakarta, Pekalongan, Cirebon, Indramayu, Madura, Lasem, Sukaharjo, Tuban, Sidoarjo, Bali, Palembang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Gresik, Ponorogo, Banyumas, Pacitan, Trenggalek, Demak-Kudus, Rembang-Juwana-Pati, Kalimantan, Papua dan Sumatera.

Keindahan yang ternoktahkan dalam keragaman motif, hiasan, pewarnaan dan teknik khas. Fungsional untuk busana harian, upacara adat, tradisi kepercayaan, agama dan status sosial. Bermakna. Melebur nilai moral, adat, tabu, agama dan sebagainya.

Batik masih dikenakan hari ini dalam acara-acara resmi, hajatan, kenegaraan, atau pemerintahan. Warga Indonesia membuat dfan menggunting pola batik menurut selera masing-masing. Turis asing  dan para ekspatriat juga menggemari batik dan sering membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

Jika batik sudah menjadi warisan budaya dunia, bersediakah anda ikut melestarikan dengan mengenakannya di berbagai acara ? Terasa sejuk dan elegan. Coba saja.

Written by Vitra AB

19/10/2011 pada 13:19

Ditulis dalam seni & desain

Tagged with , ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. TRIMS YA LIKE THIS

    Ardityo Cahyo

    23/01/2012 at 16:20

  2. really great..
    I love Indonesia

    regards,
    Syuhada

    asyuhandar

    31/01/2012 at 11:55


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s