Kota Manusia

seni tradisi dihidupkan, baca buku digiatkan

Keris : pesi-ganja melambangkan kesatuan lingga dan yoni. Subur dan kuat.

leave a comment »

Keris dan pegangannya. Di ujungnya ada pesi dan ganja. Ibarat lingga dan yoni yang melambangkan kesatuan dan harmoni. Sebuah karya penuh filosofi. That’s ours.( foto : pusakakeris )

Pendok ( selongsong silinder pada gandar )  diukir sangat indah , dibuat dari logam kuningan, suasa ( campuran tembaga emas ), perak dan emas . Pendok raja Bugis , Goa, Palembang, Riau, Bali terbuat dari emas, dihiasi sulaman tali dari emas dan bunga yang bertabur intan berlian. Pendok keris Jawa berbentuk :  pendok bunton ( selongsong pipih tanpa belahan pada sisinya ), pendok blewah (blengah, terbelah memanjang sampai bagian gandar terlihat dan pendok topengan yang belahannya di tengah. Hiasan pendok bisa berukir dan polos (tanpa ukiran).

Wilah ( bilah ) atau wilahan adalah bagian utama dari keris. Bilah bisa berbentuk jangkung mayang, jaka lola , pinarak, jamang murub, bungkul , kebo tedan, pudak sitegal, dll. Pada pangkal bilah ada pesi, yang masuk ke pegangan keris, sepanjang  5 – 7 cm, penampang sekitar 5 – 10 mm, bentuknya bulat panjang seperti pensil. Di Jawa Timur disebut paksi, di Riau disebut puting, di Serawak, Brunei dan Malaysia disebut punting.

Di pangkal keris ( ganja, di semenanjung Melayu disebut aring), ada lubang pesi ( bulat, untuk memasukkan pesi ). Pengamat budaya tosan aji mengatakan bahwa kesatuan pesi-ganja melambangkan kesatuan lingga dan yoni. Ganja  sepintas berbentuk cecak : bagian depannya disebut sirah cecak, bagian lehernya disebut gulu meled , bagian perut disebut wetengan, ekornya disebut sebit ron. Ganja lain berbentuk wilut, dungkul , kelap lintah dan sebit rontal.

Luk,  bagian berkelok dari bilah keris. Bentuk keris ada yang lurus, ada yang berkelok ( luk ). Menghitung luk dari pangkal keris ke ujung keris, dari sisi cembung pada kedua sisi seberang-menyeberang ( kanan-kiri ), yang jumlahnya selalu gasal ( ganjil). Antara 3 sampai 13 luk. Melebihi itu disebut keris kalawija ( tidak lazim ).

baca selanjutnya ..

Written by Vitra AB

02/08/2011 pada 02:23

Ditulis dalam senjata tradisional

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s