Kota Manusia

seni tradisi dihidupkan, baca buku digiatkan

Tari Merak : pejantan menggoda betina. Indonesia pun go internasional.

leave a comment »

merak_kotamanusia_yulianF

Warna warni kostum penari mengingatkan kita keindahan bulu merak. Mengamati tingkah laku hewan bisa menghasilkan tarian menarik. Alam memang menyediakan ide yang tak pernah kering. Mari mengamati ( dan memelihara alam ). ( foto : YulianF )

Saya terpesona melihat keindahan bulu merak. Satu helai saja sudah luar biasa. Maha Indah, Tuhan yang menciptakan. Melihat bulu itu menempel di ekor  burung merak yang hilir mudik menggoda betina pujaan hati, makin menarik. Melihat orang Sunda menirukannya dalam tarian indah, tambah gregetan. Thanks God, manusia diberi ilham untuk menciptakan tarian ini di Indonesia. Milik Indonesia.

Tari Merak populer di tanah Jawa. Jawa Barat dan Jawa Timur memiliki versinya masing-masing. Bisa ditarikan solo, bisa juga ditarikan bersama ( beberapa penari ). Tari kreasi baru dari Jawa Barat ini untuk menyambut tamu kehormatan atau pengantin lelaki yang menuju pelaminan. Diciptakan tahun 1950-an oleh Raden Tjetjep Somantri, koreografer tari Sunda. Irawati Durban Arjon, pecinta seni tari dari Bandung, kembali mengkreasikannya tahun 1965. Irawati merevisinya lagi ( tahun 1985 ) dan diajarkan pada Romanita Santoso ( tahun 1993 )

Beberapa wanita menarikannya dengan kostum merak berwarna merah, kuning, hijau, dll. Seperangkat gamelan Sunda mengiringi gerak gemulai para penari : meloncat anggun dan mengepak sayap lincah bak merak jantan menarik perhatian merak betina. Selendang serupa sayap dengan warna senada terikat di pinggang penari yang bermahkota replika kepala burung merak. Sayap penuh payet dibentangkan penari dengan indah. Mahkota siger bergoyang ketika penari menggerakkan kepala. Merak jantan yang terkenal pesolek, memamerkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan aneka warna. Rayuan terbaik dilanjutkan ritual perkawinan. Mempesona.

Berkat Tari Merak, satu dari segudang khasanah tari yang kita miliki, budaya Indonesia diperkenalkan ke seluruh dunia. Go internasional. Berharap, nama Indonesia kian populer ( dan harum ). Syukurlah, jika kisah dan tarian khas ini disukai orang asing. Apalagi kita. Betul ?

Written by Vitra AB

01/07/2011 pada 17:00

Ditulis dalam tari tradisi

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: