Kota Manusia

seni tradisi dihidupkan, baca buku digiatkan

“Oud Bandoeng” dalam Kartu Pos

leave a comment »

Rp 150.000

  • Penulis : Sudarsono Katam.
  • Tebal : 316 hal, uk.176 x 239 mm, cet.1, 2009, Bandung
  • Harga : Rp.150.000.

Kartu2 pos bergambar, indah, menarik dan sarat dengan informasi masa lalu sehingga menarik perhatian banyak kalangan. Menjadi benda koleksi para deltiologis ( kolektor kartu pos bergambar ) dan filatelis ( kolektor benda pos ). Menjadi bahan kajian dan sumber informasi para arkeolog, arsitek, planolog, ahli konservasi, perancang tekstil,  pengamat sosial budaya, pengamat ekonomi, pengamat seni dan bahkan pengamat militer. Luar biasa ! Sepotong kertas kecil, tipis, dan bergambar itu ternyata merupakan bagian dari sejarah negara, bangsa, dan kehidupan manusia. Wow !

Kartu pos telah menljadi bagian keseharian dunia. Ada di mana2, mudah didapat. Penggunaannya luas, bentuknya bermacam-macam pula. Diantara kartu pos bergambar. Kota2 di dunia sering dijadikan obyek dalam kartu2 pos macam ini. Bandung pun demikian. Buku ini memuat sejumlah kartu pos yang menggambarkan Bandoeng Tempo Doeloe. Suatu rekaman tercetak yang memikat mengenai Kota Bandung, kota yang usianya menjelang 200 tahun. Dapat dipandang pula sebagai buku rujukan mengenai hobi mengumpulkan kartu pos yang pertama dalam bahasa Indonesia.

Written by Vitra AB

06/12/2010 pada 00:10

Ditulis dalam buku hobi

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: