Kota Manusia

seni tradisi dihidupkan, baca buku digiatkan

Seniman & pemuda, siapkan dirimu. Gedung Kesenian Kab.Bandung untukmu.

leave a comment »

Gedung Kesenian "Rumentang Siang", Kota Bandung. Berdiri sejak 1934. Kondisinya perlu diselamatkan setelah tidak disuplai dana oleh pemerintah. Berbagai band indie dan seniman Bandung mengadakan pagelaran seni untuk mengumpulkan dana bagi perbaikan kondisi gedung ini. Gedung Kesenian mesti dirawat dan dimutakhirkan perlengkapan pertunjukannya sehingga penonton yang senantiasa mengup-to-date diri tetap merasa match ketika mendatangi sebuah tempat. Apalagi, gedung kesenian, tempat inspirasi, kreativitas dan kebanggaan ditumpahkan. Semoga tidak terjadi pada GK.Kab.Bandung.

Gedung Kesenian Kabupaten Bandung akan mulai dibangun tahun 2011. Anggaran tahun 2010  dialokasikan untuk menyiapkan lahan dan pondasinya, kata Sofian Nataprawira, sekda Kab. Bandung. Rp 15 miliar dianggarkan untuk tahap persiapan. Rp 30 miliar dianggarkan Kab.Bandung untuk membangun gedung kesenian di lahan seluas 7 hektar, di luar kompleks pemkab Bandung, berseberangan dengan Masjid Al-Fathu. Sofyan berharap gedung itu bisa menjadi pusat kegiatan para seniman di Kab.Bandung. Sebagai show window kegiatan masyarakat. Seniman dan pemuda bisa memanfaatkannya. Saat ini, jumlah sarana dan prasarana untuk mereka masih kurang. Idealnya, tiap kecamatan memiliki tempat berkegiatan bagi pemuda dan kesenian.

DPRD Kab.Bandung berharap pembangunan insan2 seni juga tidak dilupakan agar gedung tersebut tidak sia2. Arifin Sobari, ketua komisi D DPRD Kab.Bandung, ingin pembangunan sarana kesenian dilakukan simultan dengan perhatian terhadap pelaku seni. Pemerintah harus tetap mengalokasikan dana bagi pembangunan seniman, agar gedung itu tidak jadi sangkar emas, yang tidak ada penggunanya, karena senimannya kurang sehat. Jika pemerintah ingin gedung itu digunakan untuk kegiatan pemuda, sebaiknya tidak di gedung yang sama. Boleh di kompleks yang sama, tetapi di gedung berbeda, sebab kebutuhan pemuda, tidak hanya kesenian. ( PR, 30/9/2010 ). Akustik auditorium seni berbeda dengan ( ruang ) gedung lainnya. Juga perangkat di dalamnya, termasuk kursi pengunjung, dirancang khusus untuk menghasilkan akustik ( suara dari pertunjukan yang ditampilkan )  prima.

Written by Vitra AB

03/10/2010 pada 10:25

Ditulis dalam tempat seni

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s